Kotabaru,
9 Juni 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan
masyarakat di wilayah binaan, CSR Sebuku Coal Group kembali menyerahkan bantuan
kepada Kelompok Wanita Tani (Kopwantan) Tunas Harapan di Desa Mekarpura,
Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (9/6).
Bantuan yang diserahkan meliputi alat semprot,
plastik mulsa, dan berbagai jenis pupuk yang akan digunakan untuk menunjang
kegiatan pertanian kelompok. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan
produktivitas pertanian sekaligus menjadi bentuk dukungan berkelanjutan
terhadap kelompok binaan CSR Sebuku Coal Group.
Kopwantan Tunas Harapan merupakan salah satu
kelompok binaan CSR Sebuku Coal Group yang telah mendapatkan pendampingan sejak
tahun 2022. Kelompok ini secara aktif mengelola lahan pertanian dan
menghasilkan berbagai komoditas sayuran yang menyesuaikan dengan kebutuhan
serta siklus tanam yang berlangsung.
Selain berperan dalam mendukung ketahanan pangan
desa, keberadaan kelompok ini juga menjadi wadah pemberdayaan perempuan karena
seluruh anggotanya merupakan ibu-ibu dan perempuan yang berdomisili di Desa
Mekarpura. Melalui dukungan yang diberikan, CSR Sebuku Coal Group berharap
dapat mendorong kemandirian ekonomi perempuan serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat desa.
Staff CSR Sebuku Coal Group, Kahrani, menyampaikan bahwa bantuan
tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi
kelompok-kelompok binaan agar dapat terus berkembang. “Hal ini kami lakukan
sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok binaan CSR di desa binaan,” ujar
Kahrani.
Sementara itu,
Ketua Kopwantan Tunas Harapan, Muriati,
mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang kembali diberikan
oleh Sebuku Coal Group. “Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang
kesekian kalinya ini dari Sebuku Coal Group. Kami merasa sangat terbantu dengan
adanya bantuan ini. Semoga Sebuku Coal Group jaya selalu,” tuturnya.
Melalui program
pemberdayaan yang berkelanjutan, CSR Sebuku Coal Group terus berupaya mendorong
peningkatan kapasitas masyarakat desa binaan, termasuk di sektor pertanian,
sehingga mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat
sekitar wilayah operasional perusahaan.
Tulis Komentar